Loading
Sejarah Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional

Sejarah Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional

PENCAKSILAT.TV-Sejarah Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional.
Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional, dikenal sebagai PPS Padjadjaran, didirikan pada tanggal 12 Desember 1928 di Desa Sukaraja Bogor, Kabupaten Bogor. Pendiri Perguruan Pencak Silat Padjadjaran yaitu K.H Raden Ahmad Karta Kusumah (Alm), yang kemudian diteruskan oleh Tubagus Moh. Siddik Sakabrata (Alm).

Perguruan ini memiliki lambang yang mencerminkan tujuh janji setia, tujuh rantai, warna merah, kesatria dalam penegakan keadilan dan kebenaran (gambar kepala harimau/macan), kesuburan (warna kuning), jujur (kembang buah manggis), segi lima (keimanan dalam beragama), dan suci (warna putih).
Pada tahun 1979, murid-murid Perguruan Pencak Silat Padjadjaran banyak yang turut serta dalam kancah pertandingan melalui IPSI, sampai meraih prestasi/juara Tingkat Nasional bahkan Tingkat Asia.

Akhirnya, Perguruan ini menjadi Perguruan Pencak Silat Nasional Padjadjaran atau disebut juga PPS Padjadjaran. Keluarga Besar Perguruan Pencak Silat Padjadjaran terus dan terus berkiprah untuk perkembangan kekayaan seni kebudayaan asli Bangsa Indonesia.
Tujuan dibentuknya Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional (PPS Padjadjaran) adalah untuk mengembangkan seni bela diri yang unik dari Indonesia, yaitu pencak silat, dan mengenalkannya kepada masyarakat dalam rangka mendukung keadilan dan kebenaran.

Program atau kegiatan yang dilakukan oleh Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional (PPS Padjadjaran) adalah:

  1. Pengembangan seni bela diri pencak silat: PPS Padjadjaran mengembangkan seni bela diri yang unik dari Indonesia, yaitu pencak silat, dengan mengembangkan teknik, gerakan, dan filosofi pencak silat.

  2. Pendidikan dan pelatihan: PPS Padjadjaran menyediakan pendidikan dan pelatihan terkemuka dalam pencak silat, yang dapat membantu murid-muridnya untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan dalam seni bela diri.

  3. Pengembangan kebudayaan asli Indonesia: PPS Padjadjaran membantu mengembangkan kebudayaan asli Indonesia, termasuk pencak silat, dengan mengembangkan karya seni, kesenian, dan tradisi budaya Indonesia.

  4. Penyelenggaraan pertandingan dan kompetisi: PPS Padjadjaran melakukan penyelenggaraan pertandingan dan kompetisi pencak silat, seperti IPSI, untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan murid-muridnya.

  5. Pengembangan infrastruktur: PPS Padjadjaran mengembangkan infrastruktur seperti sekolah, bangunan, dan fasilitas lainnya yang dapat membantu dalam pengembangan seni bela diri pencak silat.

Demikian Sejarah Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional. MAR (*)

Top